Malam minggu di kawasan Dago, aroma bakso bakar bercampur asap sate menyambut dari kejauhan. Gerobak-gerobak berderet, masing-masing dengan antrean setianya. Seorang bapak membeli dua puluh tusuk untuk dibawa pulang ke Jakarta. "Sudah langganan lima belas tahun," katanya.
Bandung memang istimewa soal street food. Banyak jajanan kakilima di sini yang usianya puluhan tahun, resepnya turun-temurun, dan pelanggannya lintas generasi. Berikut yang legendaris dan wajib dicoba.
1. Batagor
Singkatan dari bakso tahu goreng ini adalah ikon kuliner Bandung. Ikan tenggiri yang gurih, tahu yang lembut, digoreng garing lalu disiram bumbu kacang kental. Gerobak batagor legendaris tersebar dari Kingsley sampai gerobak-gerobak di sudut kota.
Rahasia batagor enak ada di perbandingan ikan dan tepungnya. Yang legendaris tidak pelit ikan, bumbunya medok, dan kerupuknya selalu renyah.
2. Siomay
Saudara dekat batagor yang dikukus. Siomay Bandung memakai bumbu kacang yang sama tapi teksturnya lembut. Isiannya bervariasi: siomay ikan, tahu, kentang, kol, dan pare, plus telur rebus.
Penjual siomay keliling dengan gerobak pikulnya adalah pemandangan klasik Bandung. Beli lima ribu pun dilayani dengan ramah.
3. Cuanki
Awalnya kepanjangan dari "cari uang jalan kaki", merujuk pada penjualnya yang berkeliling. Kuah kaldunya yang gurih dengan isian bakso, siomay kering, dan tahu menjadi comfort food warga Bandung, terutama saat hujan.
Cuanki paling nikmat dimakan panas-panas di gerobaknya langsung. Tambahkan sambal dan jeruk nipis sesuai selera.
4. Seblak
Jajanan asli Bandung yang kini mendunia. Kerupuk mentah yang direbus lalu dimasak dengan bumbu kencur yang khas, bisa ditambah ceker, sosis, bakso, atau makaroni. Level pedasnya bisa diatur dari anak-anak sampai "nampol".
Seblak membuktikan jajanan kaki lima bisa naik kelas tanpa kehilangan akarnya. Dari gerobak pinggir jalan sampai restoran, semuanya ada.
5. Pisang molen dan bolen
Bandung juga surganya kue. Pisang molen dengan kulit pastry yang renyah dan bolen isi cokelat, keju, atau durian adalah oleh-oleh wajib. Toko-toko legendaris di kawasan Buah Batu dan Cihapit antre setiap akhir pekan.
Bolen yang enak kulitnya berlapis-lapis dan isiannya melimpah. Makan satu tidak cukup, sudah hukum alam.
6. Surabi
Serabi versi Sunda dengan topping modern. Yang klasik memakai kinca gula merah, tapi kini ada topping cokelat, keju, durian, sampai matcha. Dimakan hangat-hangat di atas tungku adalah pengalaman yang tidak tergantikan.
Kawasan Dago dan Setiabudi punya banyak penjual surabi legendaris yang buka sampai malam.
7. Mie kocok
Mie kuning pipih dalam kuah kaldu sapi yang kaya, dengan kikil sapi yang empuk dan tauge segar. Ditambah perasan jeruk nipis dan sambal, mie kocok adalah jawaban Bandung untuk mie berkuah.
Penjual mie kocok legendaris biasanya buka dari pagi dan ludes sebelum siang. Datang kepagian lebih baik daripada kehabisan.
Tips berburu street food Bandung
Datang dengan perut kosong dan rencana. Kelompokkan berdasarkan kawasan agar efisien: satu kawasan satu sesi makan. Bawa uang tunai karena tidak semua gerobak terima pembayaran digital.
Waktu terbaik adalah sore sampai malam untuk jajanan gerobak, pagi untuk kue dan sarapan. Akhir pekan lebih ramai tapi semua buka; hari kerja lebih sepi tapi beberapa tutup.
Jangan ragu bertanya ke warga lokal. Rekomendasi mereka sering lebih jujur daripada ulasan online. Dan kalau malam hari lapar setelah berburu, wisata kuliner malam hemat bisa jadi panduan tambahan.
Rasa yang bertahan puluhan tahun
Street food legendaris bertahan bukan karena viral, tapi karena rasa yang konsisten dan harga yang jujur. Mereka adalah bukti bahwa kualitas selalu menang dalam jangka panjang. Selamat berburu!
Oleh-oleh khas Bandung
Puas berburu street food, jangan lupa oleh-oleh. Bolen dan pisang molen adalah pilihan klasik yang tahan dibawa perjalanan jauh. Beli di pagi hari agar dapat yang fresh dari oven.
Keripik dan camilan kering khas Bandung juga populer: keripik singkong aneka rasa, basreng, dan kerupuk kulit. Cara membuat basreng sendiri bahkan bisa dipraktikkan di rumah kalau kangen.
Dodol Garut yang dijual di Bandung juga legendaris, meski aslinya dari Garut. Teksturnya kenyal dengan rasa manis legit yang khas.
Untuk yang suka masak, beli bumbu dan bahan mentahnya: bumbu seblak kering, kencur bubuk, atau cabai kering khas. Di rumah tinggal eksekusi dan rasa Bandung bisa dihadirkan kapan saja.
Tips bungkus: minta penjual mengemas vakum atau double plastik untuk makanan berkuah. Bawa cooler bag kecil untuk makanan yang mudah basi. Perjalanan Bandung-Jakarta yang macet bisa merusak makanan kalau kemasannya asal-asalan.