Setiap awal bulan, Budi membeli paket data 25 GB. Setiap tanggal 20, kuotanya habis. Padahal dia merasa tidak nonton video sebanyak itu. Setelah dicek, ternyata pelakunya bukan dia, melainkan HP-nya sendiri: update aplikasi otomatis, backup foto ke cloud, dan video yang terputar otomatis di medsos.

Kuota yang "bocor" seperti ini bisa dihentikan. Berikut cara menemukan pemborosnya dan menghemat kuota tanpa harus mengurangi aktivitas.

Lacak dulu ke mana kuota pergi

Sebelum menghemat, cari tahu dulu siapa penyedotnya. Di Android, buka Pengaturan lalu menu "Jaringan" atau "Penggunaan Data". Di sana terlihat daftar aplikasi beserta jumlah data yang dipakai, dipisah antara WiFi dan data seluler. Di iPhone, buka Pengaturan lalu "Seluler" dan gulir ke bawah untuk melihat pemakaian per aplikasi.

Yang mengejutkan banyak orang: aplikasi medsos dan toko aplikasi biasanya ada di urutan teratas. Video yang terputar otomatis saat scroll, story yang terunduh di latar, dan update aplikasi berukuran ratusan MB, semuanya memakan kuota diam-diam.

Catat tiga aplikasi teratas pemakai data seluler Anda. Itulah target utama penghematan. Jangan menebak-nebak, karena tebakan sering salah. Budi mengira YouTube pelakunya, ternyata aplikasi backup foto yang mengunggah ribuan foto dalam kualitas asli. ## Matikan pemakaian data di latar belakang

Setiap aplikasi yang berjalan di latar bisa memakai data. Di Android, buka info aplikasi lalu aktifkan "Batasi penggunaan data latar belakang" untuk aplikasi yang tidak penting. Aplikasi chat utama biarkan saja, tapi game, aplikasi belanja, dan aplikasi berita bisa dibatasi tanpa efek berarti.

Matikan juga update otomatis aplikasi lewat data seluler. Di Play Store, atur update otomatis hanya lewat WiFi. Satu update aplikasi bisa berukuran 200 MB, dan kalau ada lima aplikasi update bersamaan, 1 GB melayang tanpa disadari.

Untuk pengguna iPhone, matikan "Penyegaran App di Latar" untuk aplikasi yang tidak perlu selalu update, dan aktifkan "Mode Data Rendah" di pengaturan seluler. Mode ini mengurangi pemakaian data di seluruh sistem, termasuk menghentikan unduhan otomatis dan menurunkan kualitas streaming.

Pengguna yang juga bermasalah dengan aplikasi menumpuk di HP bisa membaca panduan aplikasi gratis untuk usaha kecil untuk memilih aplikasi yang benar-benar perlu dipasang.

Ubah kebiasaan streaming dan unduhan

Streaming adalah penyedot kuota terbesar. Satu jam video kualitas HD bisa menghabiskan 1 sampai 3 GB. Turunkan kualitas video ke 480p saat memakai data seluler. Bedanya dengan 720p tidak terlalu terasa di layar HP, tapi hematnya lumayan.

Manfaatkan fitur unduh offline. Unduh film, musik, atau podcast saat tersambung WiFi, lalu nikmati offline saat di jalan. Spotify, YouTube Premium, dan Netflix semuanya punya fitur ini. Kebiasaan kecil ini bisa memangkas pemakaian data sampai separuhnya.

Matikan putar otomatis video di aplikasi medsos. Di Instagram, TikTok, dan Facebook, video yang terputar sendiri saat scroll adalah pencuri kuota yang tidak disadari. Masuk ke pengaturan masing-masing aplikasi dan pilih opsi hemat data atau matikan autoplay. ## Manfaatkan WiFi dan pantau pemakaian rutin

Atur HP untuk otomatis tersambung ke WiFi rumah dan kantor. Terdengar sepele, tapi banyak orang lupa menyalakan WiFi dan tanpa sadar memakai data seluler berjam-jam di rumah. Aktifkan juga fitur "unduh lewat WiFi saja" di aplikasi backup foto dan cloud storage.

Pasang batas peringatan pemakaian data di HP. Di Android, Anda bisa mengatur peringatan saat pemakaian mencapai 15 GB dan pemutusan otomatis di 20 GB. Peringatan dini mencegah kejutan kuota habis di tengah bulan.

Terakhir, evaluasi paket data Anda tiap tiga bulan. Kalau setelah berhemat pemakaian stabil di 12 GB, tidak perlu beli paket 25 GB. Turunkan paketnya dan alihkan selisihnya ke tabungan. Hemat kuota pada akhirnya bukan soal pelit memakai internet, tapi soal memastikan setiap gigabyte yang dibayar benar-benar dipakai untuk hal yang diinginkan.

Kalau satu rumah banyak pengguna internet, pertimbangkan paket keluarga atau sharing. Beberapa operator menawarkan paket yang bisa dipakai beramai-ramai dengan harga per gigabyte lebih murah. Hitung total kebutuhan sekeluarga, lalu bandingkan dengan beli paket satuan. Selisihnya lumayan untuk jajan.

Terakhir, biasakan mengecek sisa kuota secara berkala, bukan saat sudah habis. Kebanyakan aplikasi operator menampilkan pemakaian harian. Luangkan satu menit tiap malam untuk melihatnya seminggu sekali. Kesadaran kecil ini mencegah kejutan dan membuat Anda lebih bijak memakai data.

Budi sekarang bertahan sampai akhir bulan dengan paket yang sama. Rahasianya bukan satu trik ajaib, melainkan gabungan semua langkah kecil di atas. Dan kalau masalahnya justru koneksi rumah yang lambat bikin boros percobaan, cek cara mengatasi WiFi lemot supaya WiFi rumah benar-benar bisa diandalkan.